Thursday, October 11, 2012

Tips-tips Mencegah Kanker Payudara / Breast Cancer

1. Waktu yg paling tepat utk mengistirahatkan payudara dgn tanpa memakai bra adalah saat tidur.

2. Memijat payudara disertai menarik napas panjang setiap kali melepas bra dpt memperlancar aliran getah bening & mencegah berkembangnya kanker pd payudara.

3. Hindari memakai bra dgn busa tebal.

Kebanyakan busa bra, terbuat dari bahan daur ulang. Busa yg di bra tidak jauh berbeda dengan busa pencuci piring.. Tapi kenapa busa bra tdk gampang kempes & rusak?

Krn proses pembuatan busa itu yg melalui proses kimia yg sgt banyak.. Busa bra mengandung byk bahan kimia.. Bayangkan busa tsb menempel di payudara kita ber-jam2 lamanya, setiap hari.

Payudara adalah organ hidup, bisa bernafas. Pd saat cuaca panas, pori2 akan terbuka, tapi payudara menyerap zat2 kimia dr busa di bra.

Inilah yg menjadi cikal bakal sel kanker tumbuh berkembang..

Setiap manusia memiliki sel kanker.. ditambah dgn pola makan, gaya hidup, & cara berpakaian yg salah, khususnya wanita, secara tdk langsung bisa menyebabkan kanker payudara..

Bagi wanita, jangan menyemprotkan parfum ke dada dekat payudara, krn juga dapat memicu timbulnya kanker payudara.

Sebagian dari Anda mungkin terbiasa mendengar informasi bahwa bra berkawat dapat meningkatkan risiko terserang kanker payudara, karena kawat bra akan menekan sistem limfatik pada payudara, sehingga membuat racun terkumpul dan meningkatkan risiko kanker. Kekhawatiran itu tidak beralasan.
Tidak ada hubungan antara bentuk, jenis, atau ukuran bra yang dapat mempengaruhi terjadinya kanker payudara. Hanya saja, memakai bra dengan ukuran yang salah akan mempengaruhi bentuk payudara dan kenyamanan pemakainya.

Ada beberapa mitos lain yang beredar seputar kanker yang ditakuti kaum perempuan ini, dan sayangnya, tidak semuanya benar, antara lain:

Hanya perempuan yang memiliki sejarah keluarga menderita kanker payudara yang memiliki risiko
Kenyataannya, sekitar 70 persen penderita kanker payudara tidak memiliki saudara atau keluarga yang mengidap penyakit yang sama. Namun memang, kemungkinan menderita kanker itu meningkat dua kali lipat bila Anda memiliki keluarga-tingkat-pertama (orangtua, anak, atau saudara kandung) yang menderita kanker itu. Dan bila ada dua orang atau lebih di keluarga Anda yang didiagnosa kanker payudara, kemungkinan itu bertambah besar.

Semua benjolan pada payudara berisiko kanker
Kenyataannya, hampir 80 persen benjolan di payudara perempuan tidak berbahaya, dan terbentuk karena faktor pertumbuhan atau perubahan hormon. Meski demikian, perempuan harus tetap rajin memeriksa diri sendiri, sehingga bila ditemukan keganjilan dapat segera terdeteksi.

Pemasangan silikon pada payudara dapat meningkatkan risiko kanker
Kenyataannya, pemasangan silikon sama sekali tidak meningkatkan risiko kanker. Menurut Prof. Dr. H. Muchlis Ramli dari Departemen Ilmu Bedah Onkologi FKUI, daya tolak reaksi jaringan tubuh terhadap silikon tergolong sangat rendah, sehingga sejauh ini tidak terbukti dapat menyebabkan kanker. Kalaupun ada pasien yang terbukti mengidap kanker setelah melakukan operasi, besar kemungkinan pasien tersebut memang sudah memiliki 'bakat' kanker.
Meski demikian, karena payudara telah terpasangi silikon, maka agak sulit untuk melakukan pemeriksaan payudara sendiri, juga mempersulit pemeriksaan mamogram sehingga diperlukan tambahan sinar X untuk bisa mendapatkan hasil yang lebih akurat.

Satu dari delapan orang perempuan terancam kanker payudara
Kenyataannya, risiko terserang penyakit ini meningkat seiring bertambahnya umur. Di usia 30-an, kemungkinan terserang kanker adalah 1 dari 233 orang. Saat berusia 85 tahun, kemungkinan itu meningkat menjadi 1 dari 8 orang.
(Health.com/dila)

Anyway, dear wanita, pernahkah Anda renungkan ... bahwa Payudara adalah salah satu HARTA yg TERINDAH & SANGAT BERHARGA yg Tuhan karuniakan bagi kaum Hawa, krn itu konsumsilah NUTRISI yg TERBAIK bagi kesehatannya.