Thursday, October 11, 2012

Warning! Kanker Prostat Intai Lelaki Penggemar Menu Daging

Kaum lelaki patut waspada terhadap risiko kanker prostat. Ini merupakan jenis penyakit yang menyerang kelenjar sistem reproduksi lelaki.
 
Menurut National Institutes of Health, kanker prostat paling umum diderita oleh pria di atas usia 65 tahun, penyakit ini jarang ditemukan pada pria di bawah usia 40 tahun. Kanker prostat merupakan tipe kanker kedua yang paling umum ditemukan pada pria, setelah kanker kulit, menurut the Centers for Disease Control and Prevention (CDC).
 
CDC bahkan menyebutkan kurang lebih 75 persen pria di atas usia 85 menderita kanker prostat ketika mereka meninggal meskipun belum tentu penyakit ini menyebabkan kematian. Kanker prostat ada yang lambat tumbuh dan tidak begitu memengaruhi kesehatan.
 
Dokter dapat melakukan uji prostate-specific antigen (PSA) melalui tes darah untuk mengetahui ada atau tidaknya kanker prostat namun uji tersebut tidak begitu ada manfaat bila dilakukan pada pria usia di bawah 50 tahun sehingga dokter sebaiknya memberi saran yang tepat apakah pasien perlu melakukan tes atau tidak.
 
Adanya diagnosa yang salah terhadap penyakit ini akan menimbulkan masalah cukup besar. Itu berarti orang menerima tes dan pengobatan padahal sebenarnya tidak mereka butuhkan. Efek samping dari pengobatan yang salah tersebut bisa berupa disfungsi ereksi serta hilangnya kontrol kemih.
 
Pengobatan kanker prostat sendiri dapat dilakukan melalui pembedahan atau dengan terapi radiasi. Namun Anda sebaiknya melakukan metode pencegahan agar terhindar dari penyakit ini.
 
Obesitas akan meningkatkan risiko kanker prostat agresif, oleh karena itu, salah satu cara untuk mengurangi risiko kanker prostat adalah dengan diet. Menurut National Institutes of Health, pria vegetarian memiliki risiko lebih rendah terkena kanker prostat daripada pria pemakan daging.