Monday, April 21, 2014

'Sastra Disney' vs Versi Aslinya

Buku-buku apakah yang anak kita sudah pernah baca, belum pernah baca, tertarik dan tidak tertarik untuk membaca? Sedikit banyak pilihannya akan dipengaruhi oleh buku-buku macam apa yang kita sediakan dan bacakan di rumah baginya. Dan, tentu saja, tidak semua buku sama mutunya. Dalam bahasa Charlotte Mason, ada buku yang sangat berkualitas dan punya potensi besar menggetarkan jiwa (living books), sebaliknya ada juga buku-buku picisan, dangkal, yang bahkan bisa merugikan perkembangan watak anak-anak kita (twaddles). Berikut ini saya tergerak untuk menerjemahkan (secara bebas) artikel menohok tulisan Kari Jenson Gold yang berjudul "Grim Tales" untuk memberi gambaran perbedaan antara living books dan twaddles.


KISAH-KISAH SURAM
oleh Kari Jenson Gold

[Kari membuka artikel ini dengan pengamatannya pada anak-anak TK yang bersemangat dan sibuk, difasilitasi penuh untuk mengembangkan berbagai bakat dan minat mereka, tetapi di sisi lain tidak banyak membaca atau dibacakan karya-karya sastra bermutu.]

Bagi kebanyakan anak, pengetahuan mereka tentang dongeng-dongeng klasik datang hanya dari Disney. Padahal versi Disney sedikit sekali kemiripannya dengan versi aslinya. Mari bandingkan dua versi alinea pembuka kisah Putri Duyung Kecil atau The Little Mermaid karya Hans Christian Andersen, yang satu adalah terjemahan dari Neil Philip yang setia pada versi aslinya, yang satu lagi dicuplik dari buku dan film Disney yang tersohor itu.

Jauh di tengah laut, air sebiru kelopak bunga sian yang tercantik dan sejernih kaca terbening, namun dalamnya lebih dalam daripada yang bisa diraih oleh jangkar mana pun. Puncak demi puncak menara gereja yang tak terhitung banyaknya harus ditumpuk satu di atas yang lain agar terbentang dari dasar laut sampai ke permukaan air. Di sanalah bangsa duyung hidup.
Ariel kini enam belas tahun, usia ketika putri duyung diharapkan mulai berpikir tentang menikahi putra duyung dan hidup mapan. Namun Ariel punya hal-hal lain dalam pikirannya.

Tebaklah yang mana terjemahan versi aslinya, yang mana versi Disney. Buku-buku Disney tidak pernah mencantumkan nama penulis aslinya (dalam kasus ini, Andersen), juga tak pernah menyebutkan siapa orang yang bertanggung jawab atas isi teks itu. Buku-buku ini hanya memberi kredit kepada Walt Disney Pictures dan tanpa basa-basi tampil sebagai alat pemasaran bagi film-film produksi mereka. Namun, seorang anak yang terus-menerus dijejali dengan diet bahasa yang banal dan miskin makna, nyaris tak bisa diharapkan menciptakan sesuatu selain kalimat-kalimat yang juga banal dan miskin makna.

Masih ada lagi masalah-masalah yang lebih mendasar. Misalnya, buku-buku Disney selalu menamai tokoh-tokohnya, termasuk si putri duyung kecil menjadi Ariel. Mengapa HC Andersen tidak menamai putri duyung dalam kisah yang ditulisnya? Mengapa sebagian tokoh dongeng klasik dinamai dan sebagian lagi tidak dinamai? Tentunya itu bukan kebetulan. Nama memunculkan perasaan 'sudah kenal' dan 'tentang dia'. Ariel tak beda dari gadis yang lain, seperti kau atau aku, gampang dipahami, bagian dari kita. Sementara, "sang putri duyung kecil" tetap menjadi sosok misterius, tapi bisa terasa lebih dekat di hati pembaca – bisa saja dia itu aku. Sebab dia tak punya nama, aku bebas memberinya nama apa saja. Karena tidak disebut bernama Ariel, dalam khayalanku, aku bisa menamainya dengan namaku. Karena tak bernama, hakikatnya menjadi misterius sekaligus universal. [Anak Indonesia bisa juga menamainya dengan nama Indonesia!]

Bahkan dari beberapa kalimat pembuka ini saja kita sudah bisa melihat pendiktean gagasan bekerja. Ariel tidak ingin menikah dengan putra duyung atau berumah tangga. Dia punya cita-cita yang lebih tinggi: rasa puas akan hidup, pemberdayaan diri, menemukan identitas ... Disney akan membantunya! Kontras sekali dengan penggambaran Andersen tentang putri duyungnya: "Dia seorang anak yang ganjil, pendiam dan pemikir ... dia barangkali ingin menangis, tapi putri duyung tak punya air mata, sehingga dia makin menderita lagi." Dalam versi Andersen, tokoh yang kompleks ini berada dalam situasi yang tak kalah kompleks. Si putri duyung rindu melihat segala hal di permukaan samudera. Ketika kesempatannya tiba, dia menyelamatkan seorang Pangeran yang mengalami karam kapal. Putri duyung jatuh cinta, tetapi karena dia bangsa duyung, dia harus kembali ke samudera. Dalam versi aslinya, putri duyung menanyai neneknya mengenai dunia di atas sana.
   'Kalau manusia tidak tenggelam, apakah mereka akan hidup abadi?' tanyanya. 'Atau akankah mereka mati juga, seperti kita yang hidup di samudera?' 
   'Ya,' jawab neneknya, 'Mereka pasti mati. Dan hidup mereka jauh lebih pendek ketimbang kita. Kita bisa hidup tiga ratus tahun, tetapi akhirnya kita akan kembali menjadi buih di lautan .... Kita tak punya jiwa yang kekal; tak ada kehidupan berikutnya bagi kita. Kita bagaikan gelagah hijau – sekali dipangkas, tak akan pernah menjadi hijau kembali. Namun manusia punya jiwa yang hidup selama-lamanya, bahkan setelah jasad mereka menjadi debu .... Hanya apabila ada manusia yang mencintaimu lebih daripada ayah dan ibunya, dan mengijinkan pendeta menjabatkan tangan kanannya ke dalam tangan kananmu, sementara dia berjanji untuk setia padamu dalam keabadian, barulah jiwanya akan terbang memasuki dirimu, dan kau akan ikut serta dalam kebahagiaan manusiawi. Dia akan memberimu jiwa, tanpa kehilangan jiwanya sendiri.'

Untuk memenangkan cinta sang Pangeran dan memperoleh jiwa yang baka, si putri duyung bertekad mendatangi Penyihir Laut. Dia menukarkan suaranya yang indah dengan dua kaki, sekalipun Penyihir Laut telah memperingatkannya bahwa kalau dia gagal dalam upayanya, dan Pangeran menikahi gadis lain, hatinya "akan hancur dan [dia] akan menjadi tak lebih dari buih di laut."

Bisa ditebak, tak disebutkan sedikit pun soal jiwa yang baka, buih laut, keabadian, pendeta, atau bahkan [sakralnya] pernikahan dalam buku Disney. Alih-alih, Ariel si gadis progresif itu duduk menangis di kamar istana lautnya, ketika Penyihir (yang telah dinamai Ursula) muncul untuk mencobainya. "Tanda tanganilah kontrak ini. Tertulis, aku sepakat untuk menjadikanmu manusia selama tiga hari ... Jika, setelah tiga hari, Pangeran Eric tidak mencintaimu, belum menciummu ... kau jadi milikku!" Perhatikan bagaimana pertaruhannya telah disempitkan: lakon perempuan kita sekarang cuma perlu satu ciuman. Bukan hanya versi baru yang 'telah diperbaiki' ini melenyapkan sebagian besar penjelasan tentang motivasi pengorbanan sang putri duyung, tapi juga meniadakan aspek pilihan dan upaya sadarnya untuk mendatangi Penyihir Laut. Disney mengubah Ariel menjadi gadis galau kebanyakan yang haus akan kasih sayang.

Dalam bagian penutup versi aslinya, Pangeran menikahi gadis lain karena dia keliru menganggap gadis itulah yang telah menyelamatkannya sewaktu badai. (Putri duyung yang telah kehilangan suara tak bisa bercerita bahwa dialah yang sebetulnya telah menarik Pangeran ke tempat yang aman.) Lalu muncullah saudari-saudari duyungnya untuk memberi adik mereka satu kesempatan terakhir. "Kami telah menyerahkan rambut kami kepada Penyihir Laut, supaya dia mau membantu kami menyelamatkan nyawamu. Dia telah memberi kami pisau ini. Lihat betapa tajamnya! Sebelum matahari terbit, kau harus menghunjamkannya ke dalam jantung Pangeran. Ketika darahnya yang hangat menciprati kakimu, kedua kaki itu akan bergabung kembali menjadi ekor ikan, dan kau sekali lagi akan menjadi putri duyung." Namun, melihat Pangeran yang terlelap bersama mempelainya, Putri Duyung mencium keningnya dan melemparkan pisau itu ke lautan. Dia terjun ke dalam samudera berharap untuk mati, tetapi ternyata disambut oleh ratusan makhluk transparan, anak-anak udara. "Putri Duyung malang, kau telah berusaha sekuat hati. Kau telah menderita dan tetap bertahan, dan telah mengangkat dirimu ke dunia roh di udara. Kini, lewat tiga ratus tahun amal baik, kau bisa menjadikan dirimu jiwa yang abadi.' Kemudian putri duyung mengangkat tangannya yang tembus pandang ke arah matahari dan untuk pertama kali dalam hidupnya, dia meneteskan air mata.

Akhir cerita Disney, jika dikontraskan, boleh dibilang menggelikan: Ariel mendapatkan kembali suaranya dari sejumlah burung pada momen genting; Ursula muncul lagi untuk merebut Ariel dari Eric; Eric membunuh Ursulla, dan mereka berdua hidup bahagia selama-lamanya. Tak ada pergumulan, tak ada pilihan, tak ada pengorbanan, tak ada kesedihan, tak ada penebusan, tak ada kebenaran. Dan bahasanya sangat ala kadarnya. Seperti inilah jenis buku yang sering kita pakai untuk membesarkan anak-anak kita. 

[Kari Jenson Gold lalu melanjutkan dengan beberapa contoh kasus lain yang menunjukkan bahwa yang 'bersalah' mendangkalkan karya-karya klasik sastra anak bukan hanya Disney. Mulai dari teater boneka sampai kelas apresiasi sastra dan koleksi perpustakaan sekolah, banyak yang terjebak dalam kesalahan yang sama. Mutu bahasa direndahkan, kejiwaan tokoh disederhanakan, alur cerita dibuat mudah, topik yang dianggap terlalu sulit atau suram dihindari, dan sejenisnya.]

Para orangtua senantiasa mengungkapkan keprihatinan mereka terhadap konten kekerasan dan kematian, atau apa pun yang dianggap seram, dan melakukan banyak upaya sensor di rumah. Ada yang membatasi tayangan TV. Ada yang melarang junk food. Ini tipe orangtua yang waspada dan peduli. Tapi sepertinya masih sedikit yang sama prihatinnya pada bahaya dari cerita-cerita dangkal dan buku-buku picisan. Anak-anak butuh mendengarkan bahasa yang indah, supaya nantinya mereka bisa berbicara dan menulis dengan indah. Mereka perlu menyimak kisah-kisah tentang cinta, keberanian, sukacita dan dukacita agar imajinasi mereka berkobar dan hati mereka meluas. Mereka perlu dibacakan bahasa unik Rudyard Kipling, bahasa puitis AA Milne, bahasa sendu Oscar Wilde, bahasa misterius Hans Christian Andersen, bahasa bijak EB White, bahasa mencekam Grimm bersaudara, bahasa liar Dr. Seuss ... dan banyak lagi karya sastra anak yang mengagumkan.

Anak-anak sekarang cuma punya waktu sedikit untuk membaca di tengah jadwal harian mereka yang sibuk. Maka ketika mereka membaca atau menyimak, biarlah apa yang kita sajikan layak bagi jiwa dan benak mereka yang penuh hasrat ingin tahu dan rasa heran.  

SUMBER:
Gold, Kari Jenson "Grim Tales." First Things 106 (October 2000): 17-19. Kari Jenson Gold adalah penulis yang tinggal di New York. Hak cipta © 2000 First Things 

Thursday, April 10, 2014

Heaven and Hell

A man and his dog were walking along a road. The man was enjoying the scenery, when it suddenly occurred to him that he was dead. He remembered dying, and that his faithful dog had been dead for many years. He wondered where the road was leading them. After a while, they came to a high, white stone wall along one side of the road. It looked like fine marble. As he reached the wall, he saw a magnificent gate in the arch, and the street that led to the gate made from pure gold. He and the dog walked toward the gate, and as he got closer, he saw a man at a desk to one side.

When he was close enough, he called out, "Excuse me, where are we?"

"This is heaven, sir," the man answered.

"Wow! Would you happen to have some water? We have traveled far," the man said.

"Of course, sir. Come right in, and I'll have some ice water brought right up."

The man gestured, and the gate began to open.

"Can my friend," gesturing toward his dog, "come in, too?" the traveler asked.

"I'm sorry, sir, but we don't accept pets."

The man thought a moment, remembering all the years this dog remained loyal to him and then turned back toward the road and continued the way he had been going. After another long walk he came to a plain dirt road, which led through a farm gate that looked as if it had never been closed. There was no fence. As he approached the gate, he saw a man inside, leaning against a tree and reading a book.

"Excuse me!" he called to the reader. "Do you have any water? We have traveled far."

"Yes, sure, there's a faucet over there." The man pointed to a place that couldn't be seen from outside the gate. "Come on in and help yourself."

"How about my friend here?" the traveler gestured to his dog.

"There should be a bowl by the faucet; he is welcome to share."

They went through the gate, and sure enough, there was an old-fashioned faucet with a bowl beside it. The traveler filled the bowl and took a long drink himself, then he gave some to the dog. When they were full, he and the dog walked back toward the man who was standing by the tree waiting for them.

"What do you call this place?" the traveler asked.

"This is heaven," was the answer.

"Well, that's confusing," the traveler said. "The man down the road said that was heaven, too."

"Oh, you mean the place with the gold street and pearly gates? Nope. That's hell."

"Doesn't it make you mad for them to use your name like that?"

"No. We're just happy that they screen out the folks who'd leave their best friends behind in exchange for material things."

Saturday, January 25, 2014

Sleep Apnea, Penyakit Tersembunyi yang Mematikan

Sleep apnea adalah salah satu jenis penyakit yang berhubungan dengan tidur. Penderita sleep apnea akan mengalami suatu fase dimana ritme nafasnya akan menurun drastis atau bahkan berhenti total selama beberapa waktu, bervariasi pada tiap orang umumnya antara 10 detik sampai 2 menit namun terkadang bisa lebih lama. Salah satu hal yang paling membahayakan dari sleep apnea adalah fakta bahwa penderita penyakit ini umumnya tidak menyadari bahwa Ia sedang sakit. Penyakit ini juga dipercaya menjadi pemicu dari penyakit-penyakit lain seperti hipertensi, serangan jantung dan stroke.

Secara umum sleep apnea sendiri terbagi atas tiga jenis yaitu Obstructive Sleep Apnea (OSA), Central Sleep Apnea (CSA) dan tipe gabungan. Pada penderita OSA penyebab terganggungnya sistem pernafasan adalah karena faktor anatomi tubuh seperti kegemukan, permasalahan pada tenggorokan atau berbagai penyebab lainnya. Pada CSA penyebab terganggunya sistem pernafasan lebih dikarenakan terjadinya gangguan pada kinerja otak sehingga otak tidak bisa mengirimkan sinyal dengan tepat ke paru-paru dan membuat paru-paru tidak bekerja optimal atau malah berhenti bekerja. Pada tipe CSA ini ada beberapa hal yang bisa menjadi pemicunya seperti kelainan bawaan, penyakit serebrovaskular atau keracunan obat. Sedangkan untuk tipe gabungan adalah penderita sleep apnea tipe OSA dan CSA sekaligus.

Salah satu hal yang paling meresahkan dari penyakit inin adalah bahwa biasanya penderitanya tidak pernah menyadarinya. Cara paling tepat untuk mendeteksi penyakit ini adalah dengan memeriksakan diri ke dokter atau meminta orang lain untuk mengawasi anda selagi tidur. Salah satu ciri utama yang tampak adalah umumnya sang penderita akan sering mengalami terbangun saat tidur, entah sadar atau tidak, untuk memaksa paru-paru agar melakukan pernafasan. Selain itu ada ciri-ciri sampingan yang bisa Anda jadikan patokan awal seperti mengorok, tidur tidak nyenyak, tubuh tidak terasa segar saat bangun tidur, sering merasa mengantuk di siang hari, sering menderita sakit kepala dan sulit berkonsentrasi.

Lantas bisakah penyakit ini disembuhkan? Untungnya penyakit ini ternyata bisa disembuhkan. Saat ini para ahli telah menemukan beberapa metode pengobatan yang bisa dilakukan untuk mengurangi atau menghilangkan sleep apnea, metode ini ditempuh berdasarkan jenis dan tingkat sleep apnea yang dialami, seperti :

1. Metode Terapi Perilaku

Pada beberapa kasus sleep apnea terjadi karena pola perilaku yang salah dari si penderita. Salah satunya adalah perilaku makan yang tidak sehat sehingga penderita mengalami obesitas yang dapat memicu sleep apnea. Selain itu perilaku saat kita akan tidur juga terkadang dapat memicu sleep apnea jadi hindarilah makan atau olahraga sebelum tidur, kamar yang terlalu terang, posisi tidur yang salah serta membaca atau menonton TV di tempat tidur.

2. Metode Terapi Obat

Saat ini ada berbagai jenis macam obat yang dapat digunakan untuk menangani sleep apnea tergantung dengan jennis penyebabnya, jadi pastikan Anda mengetahu penyebab sleep apnea Anda sebelum memilih obat yang akan Anda konsumsi. Misalnya obat diet pada penderita yang disebabkan obesitas, terapi teroid pada penderita yang disebabkan kekurangan tiroid atau penggunaan steroid.

3. Metode Operasi

Metode ini umumnya hanya akan dilakukan pada pasien yang mengalami sleep apnea pada tingkat yang parah atau pada orang-orang yang memiliki resistensi pada obat-obatan tertentu, terkadang ada juga pasien yang mengambil jalan ini karena hasilnya yang lebih cepat. Operasi yang dilakukan akan berbeda-beda tergantung penyebab sleep apnea Anda seperti operasi pada saluran pernafasan bagi penderita yang mengalami sleep apnea karena saluran pernafasan yang sempit atau terhalang.

4 Penyebab Kerontokan Rambut pada Pria

1. Pola makan tidak benar

Jika Anda mengalami kerontokan rambut lebih dari biasanya selama 2 atau 3 bulan berturut-turut, maka ada yang salah dengan pola makan Anda. Ketahuilah bahwa rambut membutuhkan asupan nutrisi yang cukup. Kekurangan besi, biotin, atau seng bisa membuat rambut "kelaparan". Untuk menjadikan rambut selalu sehat, Anda disarankan agar mengonsumsi brokoli, bayam, dan telur.

2. Stress

Apakah terjadi kebotakan di beberapa area kepala Anda? Apakaha area itu terasa halus jika diraba? Jika hal tersebut Anda alami, maka bisa disebabkan oleh masalah genetika atau stres. Stres yang berat bisa menyebabkan kerontokan rambut dan memperburuk masalah rambut rontok. Untuk mengatasinya, Anda perlu berkonsultasi pada dokter kulit dan mintalah suntikan kortikosteroid untuk meredakan radang yang menyebabkan rambut rontok.

3. Infeksi Jamur

Kerontokan rambut bisa saja dikarenakan Anda terkena tinea capitis, infeksi jamur. Untuk mengatasinya, Anda bisa memakai sampo antijamur untuk melawan jamur yang berkembang di kulit kepala Anda. Jika tak ada perubahan, maka Anda bisa meminta resep obat antijamur, seperti Lamisil.

4. Trauma Emosional Atau Fisik

Efek kejutan pada telogen effluvium bisa menyebabkan suatu kondisi yang membuat rambut berhenti tumbuh dan mulai rontok. Kerontokan rambut ini bisa Anda alami secara mendadak.

Itulah 4 penyebab kerontokan rambut pada pria. ketahuilah bahwa kelainan struktur rambut atau kebotakan saat lahir juga bisa diwariskan dari orangtua. Jika kerontokan rambut dikarenakan gen, maka sulit untuk mengatasinya dan bisa menjadi permanen.

Cara menghilangkan komedo secara alami

Komedo, pada dasarnya adalah pori-pori yang terbuka, dapat muncul pada setiap bagian dari tubuh Anda dan itu membuat rasa percaya diri anda menurun. Jika Anda mencari bagaimana cara menghilangkan komedo secara alami, cobalah beberapa perawatan ini berhasil untuk membersihkan kulit Anda dan menghentikan pembentukan bintik-bintik komedo. Dengan beberapa penyesuaian sangat mudah untuk anda lakukan dirumah dan lebih hemat kemudian Anda dapat memiliki kulit yang terang yang selalu Anda inginkan.

1.BAKING SODA

Baking soda merupakan obatn yang efektif untuk komedo ataupun jerawat. baking soda membantu membersihkan kulit dari kotoran seperti debu-debu dan kotoran. baking soda dapat menjadi cara menghilangkan komedo secara alami.

caranya adalah :

Campur 2 sendok teh baking soda dengan air mineral sampai menjadi seperti pasta.
kemudian oleskan dengan lembut dan hati-hati pada bagian yang terdapat komedonya. Biarkan hingga kering selama beberapa menit, kemudian bila telah kering bilaslah dengan air hangat. Ulangi obat ini sekali atau dua kali seminggu.

2. KAYU MANIS

Kayu manis bisa digunakan untuk mencegah dan sebagai cara menghilangkan komedo secara alami. caranya adalah :
Campurkan satu sendok teh bubuk kayu manis dan madu sampai kental.
kemudian oleskan pada daerah yang terdapat komedo, lakukan sebelum tidur dan biarkan semalaman.
Di pagi hari cucilah dengan air biasa saja. Untuk hasil terbaik, cobalah pakai cara ini rutin selama sekitar 10 hari.

3. GANDUM

Kombinasi gandum dan yogurt sangat bagus untuk menjaga kulit Anda bebas dari komedo. caranya adalah :
1. Campurkan satu sendok teh madu dan gandum
2. gosokkan pada kulit Anda yang terdapat komedo.
3. kemudian cuci setelah 10 menit.
4. Ulangi secara teratur sampai kulit komedo anda dirasa telah berkurang.

4.LEMON

Jus lemon, selain dapat mengobati jerawat ternyata bermanfaat juga untuk menghilangkan komedo. Nutrisi dan vitamin yang terkandung dalam jus lemon sangat baik untuk semua jenis kulit.
Membuat scrub wajah dengan mencampur jus lemon dengan garam, yogurt dan madu. Dengan lembut gosokkan pada daerah yang terdapat komedo.
Anda juga dapat mencampur jus lemon segar dengan susu atau air mawar untuk membuat pembersih wajah. Gunakan setiap hari selama 10 sampai 12 hari.

5. GREEN TEA

Teh hijau juga dapat digunakan sebagai cara menghilangkan komedo secara alami. Campurkan satu sendok daun teh hijau kering atau bubuk dengan sedikit air. Dengan lembut gosoklah daerah yang terdapat komedo. lakukan cara ini selama dua sampai tiga menit. cara ini dapat membersihkan kulit berminyak dan membersihkan kotoran pada pori-pori. Bilas dengan air suam-suam kuku.

Petarung bertangan satu

Di Hawai, ada seorang cacat yang tidak punya tangan kiri sejak lahir, namun tangan kanannya normal. Sewaktu masih kecil, ia sering dihina dan diolok-olok oleh teman2nya. Ia menjadi rendah diri (minder) karena kecacatannya itu
Pada suatu hari, dia bertemu seorang guru beladiri (di Hawai banyak orang keturunan Jepang yang ahli beladiri), dan Guru itu bertanya kepadanya Apakah kamu mau kalau saya mengajarimu ilmu beladiri supaya kamu menjadi percaya diri? Jawabnya dengan semangat Mau, saya sangat mau!
Akhirnya, orang cacat itu diajari satu jurus kuncian dan ia diminta untuk terus mempraktikkannya. Hingga berminggu2 lamanya, murid itu terus menerus mempraktikkan satu jurus itu saja. Pada minggu ke-16 murid itu merasa sudah pandai. Ia lalu berkata Guru, tolong ajarkan kepada saya jurus yang lainnya. Gurunya menjawab Praktikkan jurus itu lagi, sekarang belajar lebih cepat, dan lebih kuat! Setelah beberapa minggu, ketika muridnya mengatakan Guru saya sudah ahli. Gurunya menjawab, Kamu harus lebih kuat dan lebih cepat lagi, kamu harus banyak lawan tanding! Gurunya bertanya Apakah kamu sudah ahli? Kalau memang sudah ahli selanjutnya kamu bisa mempraktikannnya dengan lawan tandingmu. Ternyata jurusnya bekerja dengan sempurnya dan ia bisa mengalahkan pada lawan tandingnya dengan mudah.
Gurunya puas dengan hasil tersebut, dan berkata. Baiklah, sekarang kamu akan saya daftarkan dalam pertandingan bela diri berkelas. Namun si murid berteriak, Guru! Saya kan baru bisa menguasai satu jurus, tapi mengapa anda sudah mendaftarkan saya? Gurunya menjawab Tidak masalah! Kemudian sang murid berpikir, Oh, kalau saya didaftarkan ke suatu pertandingan, mungkin saya akan diajarkan jurus yang baru karena pertandingan masih 8 minggu lagi. Ternyata tidak, dia hanya tetap diajari satu jurus yang sama, satu jurus kuncian, terus menerus hanya diajari satu jurus itu. Dalam latih tanding dia dapat mengalahkan semua lawan tandingnya. Lalu ia berkata Guru, apakah saya harus mengikuti pertandingan hanya berbekal satu jurus ini? Gurunya menjawab, Sudahlah, yang penting kamu terus praktik lawan tanding yang lebih cepat dan lebih kuat untuk menyempurnakannya. Murid yang cacat itu bertanya lagi, Apakah saya tidak diajari jurus lainnya? Gurunya berkata dengan lantang. Tidak! Kemudian murid itu berkata Guru, kalau nanati saya kalah, saya akan menjadi sangat malu. Gurunya memberikan semangat, Tidak masalah, kamu ikut saja.
Tibalah hari pertandingan itu. Si murid tersebut tetap hanya menggunakan satu jurus untuk bertarung dengan semua lawannya. Ketika menghadapi lawan pertama, dengan cepat ia bisa mengunci lawannya dan dengan cepat pula lawan itu tidak bisa bergerak sama sekali dan menyerah. Demikian seterusnya hingga babak ketiga, dia hanya menggunakan satu jurus dan berhasil mengalahkan semua lawannya dengan cepat. Kemudian dia masuk babak semi final, dan dia berkata kepada gurunya, Waduh guru.., sudah tiga kali saya menggunakan jurus ini, nanti saya akan ketahuan oleh lawan saya selanjutnya, please, tolong saya diajarkan jurus sakti yang lainnya agar saya bisa menang lagi. Gurunya menjawab dengan tegas Sudahlah, kamu pakai jurus itu saja dengan lebih cepat dan lebih kuat.
Akhirnya. Dengan sedikit terpaksa murid itu maju ke babak semifinal dengan tetap menggunakan satu jurus tadi, dan ternyata lawannya dapat dikunci dengan cepat dan menyerah kalah. Ia berteriak merayakan kemenangannya
Akhirnya ia mencapai babak final. Kali ini lawannya adalah juara bertahan selama tujuh kali berturut2. Secara spontan ia berkata lagi kepada gurunya, Waduh Guru.,, Kali ini saya benar2 tidak berkutik, dia juara bertahan dengan rekor tujuh kali mempertahankan gelarnya. Saya empat kali menang hanya menggunakan satu jurus yang sama terus-menerus, bagaimana saya bisa menang melawan juara ini? Murid itu tampak mulai tertekan dan berkata, Tolong, ajari saya jurus sakti yang baru, tolonglah saya guru! Gurunya menjawab, Tidak! Kamu tetap masuk final hanya dengan satu jurus itu dengan lebih cepat dan lebih kuat lagi!
Dan ketika akhirnya ia berhadapan dengan juara bertahan itu dengan hanya menggunakan satu jurus yang digunakan sebelumnya, ternyata dalam waktu singkat juara bertahan itu dapat terkunci dan menyerah kalah. Kemudian dia merayakan kemenangannya dengan kegembiraan yang luar biasa. Malam harinya ketika murid tersebut pulang, ia disambut dengan pesta yang sangat meriah. Dan ketika semua sudah pulang dari pestanya, yang masih tinggal hanya dia dan gurunya. Mereka duduk di tepi panta melihat ombak yang menderu dan memecah di tepian pantai dalam sinar cerah bintang dan rembulan.
Kemudian si murid bertanya kepada gurunya, Guru, saya tidak habis pikir, mengapa saya bisa jadi juara dengan hanya satu jurus? Gurunya menjawab, Ada dua hal mengapa kamu bisa menjadi pemenang. Pertama , Teknik kuncianmu itu adalah teknik kuncian yang paling hebat di dunia beladiri, sangat sulit diantisipasi, apalagi kalau kamu jalankan dengan kekuatan dan kecepatan yang luar biasa. Kedua, teknik kuncian kamu ini sebenarnya ada penawarnya atau ada cara menghindarinya. Tetapi untuk melakukan nya lawanmu harus memegang tangan kiri, dan kamu tidak punya tangan kiri.!!

Kadang kelemahan kita adalah kekuatan kita.. Jadi ada perbedaan besar antara orang yang meratapi kekurangannya dan orang yang berusaha mengasah kelemahannya supaya menjadi lebih baik.





Wednesday, January 22, 2014

TIPS BAGI ANDA MENGENDARAI MOBIL SAAT TERJDI BANJIR

Bagi anda yang terjebak di lokasi banjir.. offroader nasional Julian Johan punya beberapa tips untuk kalian.

1.Nyetir di tempat banjir ga perlu ngebut. Kenapa? Utk ngehindarin cipratan berlebih diruangan mesin yg berpotensi bikin mogok.

2.Nerjang banjir paling aman pakai gigi 1 (mobil matic pindah ke L atau 1). Karena beban mobil lebih berat wkt nerjang banjir

3.Gak perlu resah urusan knalpot kemasukkan air. Knapa? Karena knalpot gak akan bisa kemasukkan air selama mesin tetap nyala.

4.Ketimbang knalpot, yg harus diperhatikan justru filter udara di ruang mesin. Bagian ini lebih rentan bikin mogok di banjir

5.Karena filter udara yg kemasukkan air (cipratan dari menerjang banjir) bs bikin mogok. Maka dari itu perlahan saat melintas

6.Jika memungkinkan, hindari berhenti ditengah banjir. Karena saat mobil berhenti, permukaan air akan naik di ruang mesin.

7.Pada dasarnya, mobil bermesin diesel lebih aman nerjang banjir dibanding mesin bensin. Diesel lebih bersifat 'Waterproof'.

8.Kenapa ga bole terlalu di gas wkt lewat banjir? Karena filter udara semakin kuat nyedot udara. Makin berpotensi ngisep air.

9.Selalu siaga dan cermat. Tanpa disadari, yg bikin mobil kita mogok justru terjangan ombak air berlebih dari mobil sebelah.

10.Setelah melewati genangan, jgn langsung mengebut. Cukup berbahaya karena kondisi rem kita masih sangat licin.

11.Cara mengeringkan rem setelah melewati genangan? Cukup lakukan rem kecil berulang hingga terasa menggigit kembali.

12.Untuk mobil manual, usahakan menghindari menginjak kopling saat berada di genangan banjir. Mengapa?

13.Menginjak kopling di genangan banjir membuat air masuk ke transmisi. Berpotensi merusak transmisi karena oli bercampur air.

14.Jika blum familiar dgn jalan yg dilewati. Usahakan jgn melintas pinggir jalan. Mgkn saja ada selokan.